Mengapa Syiah Mengkultuskan Hussain ibn Ali?

MENGAPA SYIAH RAFIDHAH MENGKULTUSKAN HUSEIN?

Tahukah Anda, mengapa Syiah, khususnya Rafidhah yang berpusat di Iran, senantiasa mengkultuskan dan menyembah Husein radhiyallahu ‘anhu saja dan tidak memuja anak-anak Fatimah radhiyallahu ‘anha yang lainnya?

Informasi berikut ini bisa jadi akan membuat Anda kaget setengah mati, khususnya Syiah-Syiah non Iran.

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, mari kita lihat daftar anak kandung laki-laki Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, sebagai berikut:

1. Hasan bin Ali bin Abi Thalib
2. Husein bin Ali bin Abi Thalib
3. Muhsin bin Ali bin Abi Thalib
4. Abbas bin Ali bin Abi Thalib
5. Hilal bin Ali bin Abi Thalib
6. Abdullah bin Ali bin Abi Thalib
7. Jakfar bin Ali bin Abi Thalib
8. Usman bin Ali bin Abi Thalib
9. Ubaidillah bin Ali bin Abi Thalib
10. Abu Bakar bin Ali bin Abi Thalib
11. Umar bin Ali bin Abi Thalib

Pernahkah Anda melihat bendera atau umbul-umbul Syiah yang bertuliskan “Ya Hasan” atau “Ya Muhsin”?

Mengapa mereka hanya menyembah Husein saja, padahal Hasan radhiyallahu ‘anhu juga anak kandung Ali bin Abi Thalib yang juga terlahir dari rahim Fatimah binti Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan baik Hasan maupun Husein sama-sama Ahlul Bait?

Pernahkah Anda, wahai Syiah-Syiah non Persia mempertanyakan hal ini?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ketahuilah informasi berikut ini:

Tahukah Anda bahwa 9 (sembilan) imam Syiah yang lainnya seluruhnya berasal dari keturunan Husein saja padahal Hasan juga memiliki banyak anak laki-laki?

Mari kita lihat daftar 12 (dua belas) imam Syiah selengkapnya:

Imam pertama: Ali bin Abi Thalib
Imam kedua: Hasan putra Ali bin Abi Thalib
Imam ketiga: Husein putra Ali bin Abi Thalib
Imam keempat: Ali putra Husein putra Ali bin Abi Thalib
Imam kelima: Muhammad putra Ali putra Husein bin Ali bin Abi Thalib
Imam keenam: Ja’far putra Muhammad putra Ali putra Husein
Imam ketujuh: Musa putra Ja’far putra Muhammad putra Ali putra Husein
Imam kedelapan: Ali putra Musa putra ja’far putra Muhammad putra Ali putra Husein
Imam kesembilan: Muhammad bin Ali bin Musa bin Ja’far bin Muhammad bin Ali bin Husein
Imam kesepuluh: Ali bin Muhammad bin Ali bin Musa bin Ja’far bin Muhammad bin Ali bin Husein
Imam kesebelas: Hasan putra Ali bin Muhammad bin Ali bin Musa bin Ja’far bin Muhammad bin Ali bin Husein
Imam keduabelas: Muhammad (Imam Mahdi) bin Hasan bin Ali bin Muhammad bin Ali bin Musa bin Ja’far bin Muhammad bin Ali bin Husein

Syiah hanya mensakralkan Husein saja, namun tidak mensakralkan Hasan dan tidak juga mensakralkan anak-anak Ali bin Abi Thalib yang lainnya yang semuanya diridhai Allah.

Jawabannya adalah: karena Husein menikahi wanita Persia Iran, putri Raja Yazdegerd yang bernama Syahr Banu atau yang dikenal dengan Syah Zinan. Konon, ketika Kekaisaran Persia ditaklukkan dan terbunuhnya Kaisar Yazdegerd maka putri-putrinya ditawan.

Saat itu, Khalifah Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu menghadiahkan putri sang Kaisar yang bernama Syah Zinan kepada Husein bin Ali bin Abi Thalib dan Husein pun menikahinya. Oleh karena itulah Syiah begitu mensakralkan Husein dan para imam Syiah yang berdarah Persia keturunan Syah Zinan, bukan seperti klaim mereka bahwa mereka mencintai keluarga Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berasal dari Arab.

Hakikatnya, mereka sangat mencintai Ahlul Bait Kaisar yang menjadi moyang 9 (sembilan) imam yang semuanya berasal dari ibu berdarah Persia, mereka sangat fanatik dalam mencintai dan memuja kakek anak-anak Husein sang Kaisar Persia, bukan sang Nabi yang berasal dari Arab.

Imam-imam yang mereka sakralkan dan mereka anggap maksum satu level dengan nabi-nabi itu adalah imam-imam yang berasal dari keturunan Raja Persia, Yazdegerd.

Mereka memuja Husein dan imam-imam keturunannya karena mereka meyakini bahwa di dalam darah imam itu mengalir darah Persia keturunan Kaisar.

Mereka hanya mencintai Ahlul Bait Kaisar Persia, bukan Ahlul Bait Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam!

 

Advertisements

About Farouk A. Peru

I am a human being in the world, blogging my existence. My thought systems may be found in my website: www.farouk.name
This entry was posted in Isu-isu Quranisme and tagged . Bookmark the permalink.

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s